Ekonomi Manajerial - Sifat dan Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial
Ekonomi Manajerial
Sifat dan Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial
Dosen
Pengampu :
Hj.
I.G.A Aju Nitya Dharmani S.ST., S.E., M.M
Feni
Hanan Afifah
01221069
Manajemen
Universitas Narotama Surabaya
1. Pengertian, Sifat, dan Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial
1.1 Pengertian Ekonomi Manajerial
Ekonomi merupakan kegiatan atau usaha manusia dalam
memenuhi keperluan, seperti kebutuhan dan keinginan hidupnya. Dengan demikian,
maka secara konseptual hampir semua aktivitas manusia terkait dengan ekonomi
karena pada umumnya semua aktivitas manusia berkaitan dengan pemenuhan
kebutuhan (needs) dan keinginan (wants) dalam kehidupannya. Sedangkan,
manajerial adalah pengelolaan sesuatu dengan baik. Secara konsep, manajerial
berarti bagaimana membuat keputusan (proses) dan menjalankan (implementasi)
suatu kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu. Sehingga, ekonomi manajerial
adalah pengelolaan ekonomi atau usaha secara sistematis dalam memenuhi
kebutuhan dan keinginan, baik organisasi, individu maupun masyarakat.
Ekonomi manajerial disebut juga dengan ekonomi mikro
terapan, dimana penerapan metode dalam proses pengambilan keputusan manajerial.
Ekonomi manajerial dapat mengembangkan prinsip ilmu yang tujuannya untuk
meningkatkan keefektifan saat mengambil keputusan. Setiap manajer pastinya akan
mendapat masalah manajerial dalam bisnisnya. Permasalahan yang timbul saat
kesenjangan antara kondisi di lapangan dengan apa yang diharapkan oleh seorang
manajer, masalah tersebut meliputi :
- masalah dalam menentukan tingkatan harga maupun
keluaran produk.
- masalah dalam memilih teknik industri dan
teknologi.
- masalah dalam tingkat persediaan.
- masalah dalam memilih media promosi atau media
periklanan.
- masalah pendanaan.
- masalah pelatihan tenaga kerja.
Ekonomi manajerial dapat membantu para manajer dalam
mempengaruhi kinerja dan perilaku manajerial ekonomi. Manajerial memanfaatkan
beberapa analisis misalnya seperti: Metode kuantitif, statis atau ekonometri
dan konsep manajemen yang strategis dan analisis keuangan.
Untuk dapat memahami konsep-konsep ekonomi
manajerial lebih jelas, hal ini dapat dilihat hubungannya dengan :
- Keterkaitan dengan teori ekonomi
Keputusan dari manajemen dapat menerapkan ilmu
ekonomi dan perangkat ilmu terapan. Teori ekonomi ini terdiri dari teori
ekonomi mikro dan teori ekonomi makro. Teori ekonomi mikro mempelajari mengenai
tingkah laku ilmu ekonomi secara individual sebagai unit pengambilan suatu
keputusan dalam sistem perdagangan bebas. Sedangkan teori ekonomi makro dititik
beratkan pada agregasi dari unit-unit ekonomi, terutama perekonomian nasional
seperti output, pendapatan, investasi, keseluruhan harga atau harga total.
Teori
ekonomi berguna untuk memprediksi serta menerangkan tingkah laku ekonomi.
Teori ekonomi umumnya dimulai dengan suatu model,
model merupakan suatu abstraksi dari banyak hal yang meliputi dari suatu
kejadian dan berusaha untuk mengidentifikasi dari beberapa banyak faktor dari
suatu kejadian.
- Keterkaitan dengan ilmu keputusan
Ilmu ekonomi memberikan kerangka teoritis dalam
menganalisis masalah-masalah pengambilan keputusan manajerial. Seperti halnya
ilmu ekonomi, ilmu pengambilan keputusan juga memberikan seperangkat alat dalam
pembentukan model-model dalam mengambil keputusan menganalisis pengaruh dari
serangkaian tindakan alternatif, dan mengevaluasi hasil-hasil yang diperoleh
dari model-model tersebut. Perangkat statistik digunakan untuk mengestimasi
hubungan antara variabel-variabel penting dalam masalah pengambilan keputusan
tersebut. Oleh karena itu, sebagian besar masalah pengambilan keputusan itu
mencakup kegiatan dan peristiwa yang akan terjadi di masa datang, maka teknik
peramalan juga memainkan peranan penting dalam pembuatan keputusan manajer
dalam studi ekonomi manajerial.
- Keterkaitan dengan berbagai fungsional ilmu
administrasi bisnis
Hubungan antara ekonomi manajerial dengan area
fungsional ilmu administrasi bisnis
menjadi latar belakang dalam pengambilan keputusan. Area fungsi administrasi
tersebut diantaranya meliputi: akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen SDM dan
produksi. Jadi ekonomi manajerial adalah sebagai pelajaran yang menggabungkan
antara teori ekonomi, ilmu pengambilan keputusan, dan juga area fungsional ilmu
administrasi Bisnis, yang membahas bagaimana hal itu saling berinteraksi antara
satu sama lain pada organisasi atau perusahaan untuk mencapai target atau
tujuan perusahaan dengan cara yang lebih efisien.
Perusahaan pada dasarnya merupakan suatu organisasi
yang mengkombinasikan dan mengorganisir berbagai sumber daya yang bertujuan
untuk memproduksi barang dan/atau jasa untuk dijual. Perusahaan ada dalam
rangka untuk menghemat biaya transaksi, dengan cara menginternalisasi semua
transaksi (dengan menjalankan berbagai fungsi di dalam perusahaan sendiri).
Namun,
akan ada masanya dimana internalisasi proses bisnis akan memakan lebih banyak
biaya daripada outsourcing. Teori Perusahaan menekankan bahwa maksud dan tujuan
utama perusahaan adalah untuk memaksimumkan nilai perusahaan (value of firm). Seringkali
perusahaan yang ‘benar’, akan mengorbankan laba jangka pendek demi memastikan
laba jangka panjang yang stabil.
Pada teori perusahaan ini, tujuan perusahaan adalah
memaksimumkan nilai (maximization of value). nilai perusahaan dapat dilihat
dari nilai sekarang (present value) dari semua keuntungan perusahaan di masa
depan.
Adapun optimisasi terkendala dalam teori perusahaan.
Optimasi terkendala ini adalah perusahaan memaksimumkan kekayaan atau nilai
perusahaan dengan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi. Kemudian, terdapat
pula keterbatasan teori perusahaan, seperti :
- Masalah Pemilik-Pengelola (Principal-Agent
Problem)
Pengelola (direktur/manajer) bisa saja lebih
tertarik untuk memaksimalkan kepuasan pribadi di atas usaha memaksimalkan nilai
perusahaan.
- Manajer kurang mampu untuk memaksimumkan laba
tetapi hanya dapat berusaha untuk memuaskan beberapa tujuan dalam hal
penjualan, pertumbuha laba, pangsa pasar, dan sebagainya yang dapat diartikan “Perusahaan lebih bersifat memuaskan, daripada
memaksimumkan organisasi.”
3. Peranan Bisnis dalam Masyarakat
Peranan bisnis sangatlah penting dalam kehidupan
masyarakat, karena melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi
setiap kebutuhan dan keinginan dari masyarakat konsumen yang beraneka ragam. Peran
bisnis dalam masyarakat, dengan adanya bisnis dalam masyarakat, ini akan
membantu masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan karena suatu bisnis akan
memerlukan factor produksi, seperti tenaga kerja, mesin, dan alat faktor
produksi lainnya. Selain itu, dengan adanya suatu bisnis dalam masyarakat juga
akan menciptakan kemandirian dalam masyarakat.
4. Sifat dan Teori Laba
- Laba Bisnis atau Usaha
Mengacu pada pendapatan perusahaan dikurangi biaya
eksplisit/biaya akuntansi perusahaan. Dalam hal ini, biaya eksplisit adalah
biaya yang benar-benar dikeluarkan oleh perusahaan untuk membeli atau menyewa
input yang dibutuhkan dalam produksi, seperti upah tenagakerja, bunga modal,
sewa tanah dan gedung, serta pengeluaran bahan mentah.
- Laba Ekonomi
Laba ekonomi adalah pendapatan perusahaan dikurangi
dengan biaya eksplisit dan biaya implisit. Dalam hal ini, biaya implisit ialah
mengacu pada nilai input yang dimiliki perusahaan dan digunakan untuk proses
produksinya sendiri. Contohnya, seperti hasil yang dapat diperoleh perusahaan
dari menginvestasikan modal dan menyewakan lahan dan input lain milik
perusahaan ke perusahaan lain.
Adapun teori-teori laba, meliputi :
- Teori Laba dalam Menghadapi Risiko
Hasil diatas normal dibutuhkan oleh perusahaan untuk
masuk dan bertahan dibeberapa bidang yang memiliki resiko diatas rata-rata.
Contohnya, eksplorasi minyak.
-Teori Laba karena Pergesekan
Laba timbul akibat dari pergesekan atau gangguan
dari keseimbangan jangka panjang.
- Teori Laba Monopoli
Beberapa perusahaan dengan kekuatan monopoli dapat
membatasi output dan mengenakan harga tinggi dibandingkan pada persaingan
sempurna.
- Teori Laba Inovasi
Laba (ekonomi) sebagai
ganjaran bagi perusahaan yang berhasil dalam melakukan inovasi.
- Teori Laba Efisiensi
Dalam teori ini, yang lebih efisien yang akan memenangkan laba lebih dalam investasi jangka panjang.
Link Youtube :
https://youtu.be/oJVCvzx-9Vg
Nababan, Tongam
Sihol, Raya Panjaitan, and Ferry Panjaitan. "Ekonomi Manajerial (Ekonomi
Untuk Manajeman)." (2018).
Damanik, Darwin, et
al. Ekonomi Manajerial. Yayasan Kita Menulis, 2021.
.png)
Komentar
Posting Komentar